• Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Logika Emosi

Tatkala hati
Terkungkung api emosi
Halu nurani
Seperti lepas kendali

Tatkala diri
Terjebak ego pribadi
Suara hati
Teredam gema arogansi

Haruskah nurani ini berdusta demi emosi abadi?
Haruskah diri ini terjajah demi ego pribadi?

Kembali kepada nilai hakiki
Saat manusia lahir dengan suci
Tanpa emosi dan ego pribadi
Karena Dia-lah pemilik abadi

(tundukkan hamba dalam kebersahajaan hidup ya robbi)
Read More 0 Komentar | Ditulis oleh Dodi Mulyana edit post

Epilog Kebodohan Cinta (II)

"Please stop your cry dear. I can't stand hearing you cry. please stop"

Sms pun Adhi kirim berharap agar diri Ira membacanya, mencoba untuk menjelaskan kebodohannya tadi. Tapi handphone tetap tidak Ira aktifkan.

Jam pun berdentang 9 kali kala akhirnya Adhi mendengar nada sms delivered satu per satu. Ahh akhirnya kamu mengangkatnya,Ra gumam Adhi. Please reply my sms dear, begitu jerit bathinnya.

"Aku sudah nggak nangis lagi. Di, aku sangat mencintaimu. Jika segala yang kulakukan selama ini selalu kamu anggap sebagai kebaikan hatiku, dan bukan cinta. Bagaimana kata dapat lagi meyakinkan? Orang tuaku tersiksa karena harus memendam ini selama PULUHAN TAHUN!"

Huih, kenapa kamu nggak pernah menceritakan ini semua kepadaku,Ra. Memang aku tidak pernah menanyakan itu semua, tapi jikalau saja aku tahu ini sejak semula, tidak mungkin aku sanggup mengirim sms-sms yang membongkar traumamu. Adhi pun mencoba mengais percakapan-percakapan dia dengan Ira yang baru seumur jagung.

"Aku takut jika akhir dari cerita cinta kita sama dengan apa yang dialami orang tuaku. Aku gak akan akan ganggu kamu lagi. Aku pamit mundur"

Pamit mundur? Apa dia baru saja memutuskan aku, gumam Adhi mencoba menerka maksud dari kalimat terakhir Ira. Adhi pun mencoba membaca berulang-ulang, sehingga tanpa sadar ada yang hancur dalam dirinya. Ya, hatinya hancur dengan berita ini.

Dengan punahnya asa untuk mencoba menghibur Ira, Adhi kirimkan sms:

"Kamu merestui kematian hatiku? Ra, aku tergugu menangisi kematianku"

Dengan segenap kekuatan, Adhi pun mengambil air wudhu untuk mencoba menguatkan hatinya. Oohhh begini rasanya patah hati, gumamnya ketika membasuh muka. Ketika dia hendak menyeka air wudhu yang membasahi beberapa bagian terluar tubuhnya, terdengar sms terkirim.

"Di, kamu pasti lelah dengan kejadian ini, aku juga. Masalah ini hanya dapat diselesaikan dengan tatap muka".

Yah, akhirnya Ira masih memberikan Adhi kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini. Inilah satu dari kelebihan hubungan yang dibina Adhi dan Ira, bahwa mereka mampu untuk tidak membesar-besarkan masalah, meskipun sangat menyakiti hati mereka sendiri. Mereka sadar bahwa waktu perkenalan yang sedemikian sempit menyebabkan masing-masing dari mereka belum mengetahui sifat dan watak masing-masing.

Adhi pun mengirim sms terakhir:

"terima kasih dear"

Should be continued?
Read More 0 Komentar | Ditulis oleh Dodi Mulyana edit post

Petualang-Pengkhayal

"Dod, pernah ke Bali belum?"

"Seru kali ya Dod kalo kita bisa berlibur ke Karimun Jawa"

"Pernah ngebayangin gak Dod kalo kita ngeliat Samudera Indonesia dari ketinggian Semeru"

Wah, kalo ditanya hal-hal di atas biasanya memori otak gw akan langsung mencari simpanan memori di hippocampus. Biasanya bagian otak gw ini akan memberikan ingatan dari buku, internet atau fotografi yang pernah gw baca atau lihat.

"Oooo...Bali emang indah lagi, coba aja elo bayangin bangungan-bangunan di sana tingginya gak ada yang seperti Jakarta, mencakar langit di mana-mana sehingga untuk melihat hamparan bintang di malam hari pun sudah sedemikian sulit"

"Karimun Jawa mungkin gak sebagus Bunaken dengan taman lautnya, tapi ketenangan dan kealamiannya amat menarik untuk dinkmati. Apalagi dengan pasir putihnya... wah lumayan dibanding ramainya Kuta atau pasir putihnya Lampung"

"Semeru gitu loch (dengan ch yang ditekankan... supaya terdengar seperti tulisan anak gaul Jakarta )... Malu lah kalo belum pernah naik gunung paling menjulang di Jawa ini... Godaan Ranu Kumbolo pasti bikin setiap pendaki gak bisa berpaling... Indah! Apatah lagi jika kita sudah sampai di puncak abadi para dewa itu, Hmmm rasa-rasanya hati ini akan berbuncah menikmati hamparan permadani dataran Jawa yang selama puluhan tahun kita diami.. Sangat mengharukan".

Tapi itu sekedar hafalan-hafalan tempat yang gw ingat-ingat, sama dengan menghafal berkabutnya Dieng, tumpah ruah remaja Dago, atau sunyinya kehidupan suku Badui.

Sebagai orang yang mengaku punya hobi travelling, memang daftar tempat-tempat bagus yang pernah gw kunjungin gak lebih dari jari tangan. Puncak, Dago, Cipanas, merupakan sederetan tempat yang tampak (tidak) spesial bagi seorang traveller. Tapi itulah... gw memang masih amat jarang menghirup aroma petualangan itu sendiri.

Dulu waktu gw smp-sma, keinginan gw terhambat karena gw gak punya duit untuk sekadar beli ransel atau parafin... Mending beli buku, begitu argumen gw waktu itu.Sekarang, ketika keinginan itu menjadi sedemikian kuat, dan finansial pun tidak menjadi halangan, Waktu lah yang tiba-tiba menjadi amat mahal bagi gw. Bekerja di Samsung amat sangat menguras energi gw, fisik maupun mental. Alhasil untuk nengokin keluarga aja butuh waktu lebih dari 10 bulan (maaf mak, pak!). Hmmm dalam pikir gw pun berkeluh kapan ya gw berhenti menjadi Petualang-Pengkhayal??!
Read More 0 Komentar | Ditulis oleh Dodi Mulyana edit post
Newer Posts Older Posts Home

Color Paper

  • Tentang Blog Ini

      Berawal dari goresan pena pengalaman paling pribadi, untuk kemudian menyadari bahwa sebuah tulisan bisa menjadi alat yang lebih tajam daripada pisau dan lebih cepat dibanding peluru. Demikian, tulisan-tulisan di blog ini pun berevolusi menjadi tulisan dalam konteks yang lebih umum.


  • ShoutMix chat widget

    Followers

    deBlogger

    • e-no
      Ayah, Aku Mau Cerita: Film yang Bikin Kaum Fatherless Iri
      2 months ago
    • shandyisme
      Personal Loan Cancellation
      7 years ago
    • Ramadoni
    • Welcome to gegepoweranger.co.cc
    • I AM DITO
    • ãñÐrî ñâwáwï

    Blog Archive

    • ▼  2009 (20)
      • ▼  June (2)
        • Dan Layar pun Terkembang...
        • deBlogger – 50 Fast Facts
      • ►  May (3)
      • ►  April (5)
      • ►  March (4)
      • ►  February (3)
      • ►  January (3)
    • ►  2008 (3)
      • ►  November (1)
      • ►  May (1)
      • ►  January (1)
    • ►  2007 (3)
      • ►  December (1)
      • ►  July (1)
      • ►  April (1)
    • ►  2006 (11)
      • ►  October (1)
      • ►  July (7)
      • ►  June (2)
      • ►  February (1)
    • ►  2005 (16)
      • ►  December (1)
      • ►  October (2)
      • ►  August (2)
      • ►  July (3)
      • ►  June (5)
      • ►  May (3)

    Blog Statistik






    free counters

    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright Dhodie's blog. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top